Inspirasi dari Begrüßungsparty: Belajar Coping Positif di Lingkungan Kampus
Pada Sabtu, 6 September 2025, Program Studi S1–Pendidikan Bahasa Jerman, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Surabaya menyelenggarakan Begrüßungsparty 2025 sebagai ajang penyambutan mahasiswa baru. Salah satu sesi utama dalam acara ini adalah materi bertajuk “Strategi Mengelola Kesehatan Mental dan Penyesuaian Diri di Lingkungan Kampus”, yang disampaikan oleh Dra. Fahmi Wahyuningsih, M.Pd., dosen Prodi S1–Pendidikan Bahasa Jerman sekaligus pengajar di bidang Bimbingan dan Konseling
Pentingnya Kesehatan Mental bagi Mahasiswa Baru
Dalam pemaparannya, Ibu Fahmi menekankan bahwa kesehatan mental bukan sekadar kondisi tanpa gangguan psikologis, melainkan juga kemampuan seseorang untuk menghadapi stres sehari-hari, menyadari potensi diri, belajar dan bekerja secara produktif, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan
Mahasiswa baru diingatkan bahwa stres adalah hal yang normal, baik dalam bentuk tekanan ringan (seperti tugas menumpuk atau lupa kunci motor) maupun tantangan besar (misalnya bencana atau kondisi darurat). Yang terpenting adalah bagaimana seseorang mengelola stres dengan strategi coping yang positif.
Strategi Coping Positif
Beberapa strategi yang ditekankan dalam sesi ini antara lain:
-
Menerima dan belajar dari pengalaman, misalnya ketika mendapat nilai kurang baik, mahasiswa didorong untuk memperbaikinya dengan usaha, bukan dengan kemarahan.
-
Menyadari kekuatan dan kelemahan diri, menetapkan batasan yang realistis, serta membuat jadwal prioritas kegiatan.
-
Menjaga gaya hidup sehat, melalui pola makan bergizi, tidur cukup, dan olahraga teratur.
-
Membangun kontribusi sosial, dengan bekerja sama dalam tim dan memanfaatkan layanan konseling yang tersedia di kampus
Pesan Penutup
Materi ini menjadi momen penting untuk membekali mahasiswa baru agar mampu menyesuaikan diri di lingkungan kampus dengan lebih sehat, tangguh, dan produktif. Kehadiran Ibu Fahmi sebagai dosen PBJ sekaligus BK memberikan wawasan interdisipliner yang sangat relevan bagi mahasiswa, sehingga mereka tidak hanya siap belajar bahasa Jerman, tetapi juga memiliki ketahanan mental dalam menjalani kehidupan perkuliahan.
Keluarga besar Prodi S1–Pendidikan Bahasa Jerman berharap sesi ini menjadi bekal berharga bagi mahasiswa baru untuk mengawali perjalanan akademik mereka dengan semangat yang positif dan seimbang.