Prodi Pendidikan Bahasa Jerman Ambil Bagian dalam Festival Bulan Bahasa dan Seni FBS Unesa 2024

Pada bulan Oktober hingga Desember 2024, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali menggelar acara tahunan bertajuk Festival Bulan Bahasa dan Seni. Kegiatan ini merupakan agenda besar yang melibatkan berbagai program studi, termasuk Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman.
Prodi Pendidikan Bahasa Jerman turut aktif berpartisipasi dalam rangkaian acara ini dengan menyelenggarakan acara Deutsche Woche yang berlangsung pada tanggal 19 Oktober 2024 di Auditorium T2. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi mahasiswa dan dosen untuk menunjukkan kemampuan serta kecintaan mereka terhadap budaya dan bahasa Jerman.
Deutsche Woche: Merayakan Kekayaan Budaya Jerman
Deutsche Woche adalah kegiatan unggulan dari Prodi Pendidikan Bahasa Jerman yang setiap tahun diadakan untuk memperkenalkan budaya Jerman lebih dekat kepada mahasiswa Unesa maupun masyarakat umum. Acara ini melibatkan serangkaian kegiatan edukatif dan interaktif, mulai dari lomba kebahasaan, pemutaran film Jerman, pameran budaya, hingga talkshow dengan narasumber yang memiliki latar belakang studi atau pengalaman kerja di Jerman.
Tujuan utama Deutsche Woche adalah meningkatkan minat mahFestival ini menampilkan rangkaian acara yang mengangkat kekayaan bahasa dan seni dari berbagai budaya, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengasah kemampuan mereka dan memperkaya wawasan kebudayaan. Berikut beberapa kegiatan unggulan dari prodi lainnya:
Festival Bahasa Indonesia (5 Oktober 2024)
Diselenggarakan oleh Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, acara ini bertujuan untuk memperingati bulan bahasa sekaligus mempromosikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kegiatan ini diisi dengan lomba pidato, baca puisi, dan debat antar mahasiswa. Selain itu, acara ini juga menghadirkan seminar kebahasaan dengan pembicara ahli yang membahas tentang perkembangan bahasa Indonesia di era digital.Mandarin Festival (12 Oktober 2024)
Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin turut memeriahkan festival dengan Mandarin Festival, yang menampilkan berbagai kegiatan seperti lomba pidato bahasa Mandarin, lomba menyanyi lagu Mandarin, dan workshop kaligrafi Mandarin. Acara ini bertujuan untuk mengenalkan lebih dekat budaya Tiongkok kepada mahasiswa serta mengasah keterampilan berbahasa Mandarin mereka.Japan Pop Culture (23-24 November 2024)
Dikelola oleh Prodi Pendidikan Bahasa Jepang, Japan Pop Culture menyoroti kebudayaan populer Jepang yang sangat digemari oleh generasi muda, seperti anime, cosplay, dan musik J-pop. Kegiatan ini juga menampilkan berbagai lomba seperti lomba cosplay, pemutaran film anime, serta workshop mengenai tren budaya Jepang saat ini. Acara ini menarik banyak minat mahasiswa yang menyukai kebudayaan modern Jepang.Sinestesa 7 Exhibition (23-24 November 2024)
Acara ini adalah pameran seni yang diselenggarakan oleh mahasiswa jurusan seni rupa, menampilkan karya-karya seni lukis, patung, instalasi, dan seni media lainnya. Sinestesa 7 Exhibition berfungsi sebagai wadah bagi mahasiswa seni untuk memamerkan hasil karya mereka kepada publik dan mendapatkan apresiasi serta kritik yang membangun. Pameran ini diharapkan dapat menjadi ajang eksplorasi kreatif mahasiswa di bidang seni rupa.Sengkunil & Art Exhibition (14-17 Desember 2024)
Sebagai salah satu acara penutup, Sengkunil & Art Exhibition menampilkan pameran seni dari berbagai program studi di FBS. Kegiatan ini menampilkan beragam jenis seni, mulai dari seni pertunjukan hingga seni visual, memberikan kesempatan kepada mahasiswa dari berbagai jurusan untuk berkolaborasi dan mengekspresikan kreativitas mereka. Acara ini tidak hanya menjadi sarana apresiasi seni, tetapi juga tempat belajar bagi mahasiswa untuk melihat dan memahami karya seni dari perspektif yang berbeda.
Setiap kegiatan yang diadakan dalam rangkaian Festival Bulan Bahasa dan Seni ini tidak hanya bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan bahasa dan budaya dari berbagai belahan dunia, tetapi juga untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas mahasiswa Unesa. Festival ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berinovasi, berekspresi, dan memperluas wawasan budaya serta seni yang mendunia.