Pelatihan Gemini Academy Fellow UNESA dan Gemini Certified Faculty Perkuat Literasi AI Civitas Akademika
Universitas Negeri Surabaya (UNESA) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi melalui penyelenggaraan Pelatihan Gemini Academy Fellow UNESA dan Gemini Certified Faculty. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara UNESA, Google for Education, dan REFO sebagai mitra dalam pengembangan kompetensi digital dosen melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).
Pelatihan yang diselenggarakan pada 27–30 Juli 2026 ini menjadi bagian dari rangkaian program pengembangan kapasitas dosen setelah sebelumnya mengikuti kegiatan Overview Pemanfaatan AI untuk Dosen: Prompt Less, Achieve More!. Program tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pemanfaatan Gemini sebagai teknologi AI generatif yang mampu mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi sekaligus meningkatkan efektivitas tata kelola administrasi di lingkungan universitas.
Perkembangan teknologi AI telah mengubah cara institusi pendidikan tinggi menjalankan proses pembelajaran, penelitian, dan layanan akademik. Oleh karena itu, UNESA memandang bahwa peningkatan kompetensi dosen dalam memanfaatkan AI menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan praktis untuk mengoptimalkan penggunaan Gemini sebagai asisten digital yang mampu membantu berbagai aktivitas akademik secara lebih cepat, efektif, dan tetap menjunjung tinggi etika akademik.
Selama empat hari pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai konsep dasar AI generatif, teknik menyusun prompt yang efektif, strategi menghasilkan materi pembelajaran yang kreatif, penyusunan asesmen, pengembangan media pembelajaran, hingga pemanfaatan Gemini dalam mendukung penulisan artikel ilmiah, penyusunan proposal penelitian, analisis data, serta pengelolaan referensi akademik. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai keamanan data, integritas akademik, serta penggunaan AI secara bertanggung jawab dalam lingkungan pendidikan tinggi.
Tidak hanya berfokus pada kegiatan pembelajaran dan penelitian, pelatihan ini juga membahas penerapan Gemini dalam mendukung program pengabdian kepada masyarakat. Dengan kemampuan AI dalam mengolah informasi, menyusun materi edukasi, merancang program, dan menghasilkan rekomendasi berbasis data, dosen diharapkan mampu menghadirkan kegiatan pengabdian yang lebih inovatif, efektif, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Di bidang tata kelola administrasi, pemanfaatan Gemini juga menjadi salah satu materi utama. Peserta diperkenalkan pada berbagai praktik penggunaan AI untuk membantu penyusunan laporan, pembuatan dokumen akademik, peringkasan informasi, pengelolaan data, hingga penyusunan berbagai dokumen administratif. Pemanfaatan teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pekerjaan sehingga dosen dapat lebih fokus pada pengembangan inovasi, peningkatan kualitas pembelajaran, serta pelaksanaan penelitian dan pengabdian.
Salah satu dosen yang mengikuti kegiatan ini adalah Ibu Amalina Rachmi Fatina, M.Pd, dosen dari Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNESA. Kehadirannya menjadi representasi komitmen program studi dalam meningkatkan kompetensi digital dosen melalui penguasaan teknologi AI. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diimplementasikan dalam pembelajaran bahasa Jerman yang lebih interaktif serta dibagikan kepada rekan sejawat sebagai bagian dari pengembangan budaya akademik yang inovatif.
Program Gemini Certified Faculty menjadi tahapan lanjutan dalam pelatihan ini sebagai bentuk pengakuan terhadap kompetensi peserta dalam mengimplementasikan Gemini pada berbagai aktivitas akademik. Melalui sertifikasi tersebut, diharapkan lahir dosen-dosen yang mampu menjadi fasilitator sekaligus agen perubahan dalam pemanfaatan AI di lingkungan UNESA.
Melalui penyelenggaraan Pelatihan Gemini Academy Fellow UNESA dan Gemini Certified Faculty, UNESA menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kolaborasi dengan Google for Education dan REFO menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang inovatif, kolaboratif, dan berdaya saing global. Dengan penguasaan teknologi AI yang semakin baik, sivitas akademika UNESA diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih berkualitas, penelitian yang lebih produktif, pengabdian kepada masyarakat yang lebih berdampak, serta tata kelola universitas yang semakin efektif dan modern.