Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman UNESA Raih Medali Perunggu pada 5th International Youth Summit
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Dua mahasiswa, Muhammad Doni Aulia dan Dydia Brillian, berhasil meraih Juara Bronze Medal (Medali Perunggu) dalam ajang 5th International Youth Summit yang diselenggarakan di Malaysia pada 30–31 Mei 2025.
Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman tidak hanya memiliki kompetensi di bidang kebahasaan dan pendidikan, tetapi juga mampu berprestasi dalam forum internasional. Keikutsertaan dalam ajang International Youth Summit memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan wawasan global, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta jejaring internasional.
Berdasarkan sertifikat penghargaan, 5th International Youth Summit merupakan kegiatan yang diselenggarakan melalui kolaborasi Semau Foundation in Collaboration with International Youth Development and Graduate Marketability (ICM), Universiti Putra Malaysia (UPM). Ajang ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk berinteraksi, bertukar gagasan, dan mengembangkan kapasitas dalam konteks internasional.
Perolehan medali perunggu oleh Muhammad Doni Aulia dan Dydia Brillian sekaligus menunjukkan semangat mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman dalam mengambil bagian pada berbagai kegiatan yang berorientasi pada pengembangan kompetensi dan pengalaman global. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengikuti kompetisi, konferensi, maupun kegiatan kepemudaan di tingkat nasional dan internasional.
Bagi Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman FBS UNESA, capaian ini menjadi bagian penting dalam membangun budaya akademik yang mendorong mahasiswa untuk aktif, kreatif, adaptif, dan berdaya saing global. Prestasi mahasiswa di berbagai forum internasional juga sejalan dengan upaya penguatan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan pendidikan dan komunikasi di era global.
Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman (HMP Pendidikan Bahasa Jerman) turut menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Keberhasilan Muhammad Doni Aulia dan Dydia Brillian diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman lainnya untuk terus mengembangkan potensi, memperluas pengalaman, dan membawa nama baik program studi di tingkat internasional.
Prestasi ini menegaskan bahwa mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman UNESA memiliki peluang yang luas untuk berkembang tidak hanya dalam bidang pendidikan bahasa Jerman, tetapi juga dalam kegiatan kepemudaan, kepemimpinan, komunikasi lintas budaya, dan berbagai forum internasional.