Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman UNESA Ikuti Sosialisasi Program Magang Riset MBKM untuk Perkuat Budaya Riset
Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Jerman, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Surabaya (UNESA) mengikuti kegiatan Sosialisasi Program Magang Riset dalam rangka implementasi Program Mahasiswa Berdampak Mobilitas Akademik (MBKM) Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai mekanisme pelaksanaan, persyaratan, serta peluang pengembangan kompetensi melalui kegiatan riset di berbagai lembaga penelitian dan mitra strategis.
Melalui sosialisasi tersebut, mahasiswa memperoleh informasi mengenai tahapan seleksi, pelaksanaan penelitian, hingga kewajiban menyusun proposal riset, laporan akhir, serta logbook kegiatan. Selain itu, peserta juga diberikan gambaran mengenai pentingnya menghasilkan riset yang inovatif, kolaboratif, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sejalan dengan semangat Program Mahasiswa Berdampak.
Berdasarkan materi yang disampaikan, peserta Program Magang Riset diharapkan memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya berstatus mahasiswa aktif, telah menempuh minimal empat semester dengan sedikitnya 80 SKS, memiliki IPK minimal 3,00, tidak pernah menerima sanksi akademik maupun nonakademik, serta lolos seleksi dari dosen atau lembaga riset. Selama mengikuti program, mahasiswa wajib melaksanakan penelitian sesuai arahan lembaga mitra, mengunggah proposal riset, menyusun laporan akhir beserta surat pernyataan berdampak, dan mengisi logbook kegiatan secara berkala.
Bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman, keikutsertaan dalam program ini menjadi kesempatan untuk memperluas pengalaman akademik sekaligus mengembangkan kemampuan penelitian pada bidang pendidikan, bahasa, dan budaya Jerman. Pengalaman tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, serta kemampuan menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia pendidikan.
Program Magang Riset juga menjadi salah satu implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menguasai teori, tetapi juga terlibat langsung dalam aktivitas penelitian bersama dosen maupun lembaga mitra. Dengan demikian, mahasiswa memiliki peluang menghasilkan luaran akademik seperti artikel ilmiah, publikasi, maupun rekomendasi solusi berbasis hasil riset yang memberikan dampak nyata.
Melalui partisipasi aktif dalam sosialisasi ini, Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman UNESA menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui Program Mahasiswa Berdampak. Diharapkan semakin banyak mahasiswa yang berpartisipasi dalam Program Magang Riset sehingga mampu memperkuat budaya riset, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta menghasilkan inovasi yang berkontribusi bagi kemajuan pendidikan dan pembangunan Indonesia.