Dosen Pendidikan Bahasa Jerman UNESA Ikuti Sosialisasi Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Mendukung Tridharma Perguruan Tinggi
Dosen Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Jerman, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Surabaya (UNESA) berpartisipasi dalam kegiatan Overview Pemanfaatan AI untuk Dosen: Prompt Less, Achieve More yang diselenggarakan oleh UNESA bekerja sama dengan Google for Education dan REFO. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen universitas dalam memperkuat transformasi digital sekaligus meningkatkan kompetensi dosen dalam pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Google Meet, para dosen memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan AI secara produktif, inovatif, dan bertanggung jawab dalam dunia pendidikan tinggi. Materi yang disampaikan tidak hanya memperkenalkan perkembangan teknologi AI, tetapi juga memberikan gambaran mengenai strategi penggunaan AI untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, mempercepat penyusunan bahan ajar, mendukung penelitian, serta memperkuat layanan pengabdian kepada masyarakat.
Bagi dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengembangkan kompetensi digital yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran bahasa asing di era transformasi digital. Pemanfaatan AI diharapkan dapat mendukung penyusunan materi pembelajaran yang lebih interaktif, pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi, hingga peningkatan kualitas publikasi ilmiah dan kolaborasi akademik.
Partisipasi aktif dosen Pendidikan Bahasa Jerman dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen program studi dalam membangun budaya akademik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Peningkatan literasi AI di kalangan dosen diharapkan mampu menghasilkan inovasi pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa, sekaligus mendukung terciptanya lulusan yang memiliki kompetensi global di bidang pendidikan bahasa Jerman.