Dosen Pendidikan Bahasa Jerman FBS UNESA Berpartisipasi dalam Lokakarya Penulisan Soal Akademik Tahap 2
Universitas Negeri Surabaya (UNESA) terus menunjukkan komitmennya dalam
meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi dosen di bidang
asesmen akademik. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Lokakarya
Penulisan Soal Akademik Tahap 2 yang menjadi bagian dari kegiatan Pengembangan
Bank Soal Akademik oleh Pusat Asesmen Pendidikan, Badan Kebijakan
Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 18 Mei 2026 di Kampus UNESA
2, Lidah Wetan, Surabaya, dengan pembukaan yang berlangsung di Auditorium
Lantai 11 Gedung Rektorat UNESA.
Lokakarya ini diikuti oleh dosen serta mahasiswa dari berbagai program
studi di lingkungan Universitas Negeri Surabaya yang memiliki peran dalam
pengembangan instrumen asesmen akademik. Dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS),
Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman turut berpartisipasi melalui kehadiran
dua dosennya, yaitu Audrey Gabriella Titaley, S.Pd., M.Hum. dan Amalina
Rachmi Fatina, M.Pd. Keikutsertaan dosen Pendidikan Bahasa Jerman
mencerminkan komitmen program studi dalam mendukung peningkatan mutu evaluasi
pembelajaran yang selaras dengan standar asesmen nasional dan perkembangan
kebijakan pendidikan di Indonesia.
Pelaksanaan Lokakarya Penulisan
Soal Akademik Tahap 2 bertujuan untuk memperkuat kapasitas peserta dalam
menyusun soal akademik yang berkualitas, terstandar, dan sesuai dengan
prinsip-prinsip penyusunan instrumen penilaian yang baik. Melalui kegiatan ini,
peserta memperoleh kesempatan untuk memperdalam pemahaman mengenai penyusunan
butir soal yang mampu mengukur capaian pembelajaran secara objektif, valid, dan
reliabel. Selain itu, lokakarya ini juga menjadi forum akademik yang
mempertemukan peserta dari berbagai disiplin ilmu untuk saling bertukar
pengalaman, berdiskusi, dan membangun pemahaman bersama mengenai pengembangan
asesmen yang efektif di perguruan tinggi.
Bagi Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, partisipasi dalam kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. Kompetensi dosen dalam menyusun instrumen evaluasi yang sesuai dengan karakteristik pembelajaran bahasa asing menjadi salah satu aspek penting dalam menjamin tercapainya capaian pembelajaran lulusan. Pengembangan soal yang berkualitas tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi hasil belajar, tetapi juga menjadi bagian dari proses peningkatan mutu pembelajaran secara berkelanjutan. Oleh karena itu, pengalaman dan wawasan yang diperoleh selama mengikuti lokakarya diharapkan dapat diimplementasikan dalam penyusunan instrumen asesmen mata kuliah di lingkungan Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman.
Selain memperkuat kompetensi
individu, kegiatan ini juga mendukung upaya UNESA dalam membangun budaya
akademik yang berorientasi pada mutu. Pengembangan bank soal akademik yang
dilakukan secara sistematis diharapkan mampu menghasilkan instrumen penilaian
yang lebih terstandar, akuntabel, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran di
perguruan tinggi. Keterlibatan dosen dari berbagai fakultas menunjukkan adanya
sinergi lintas disiplin dalam mendukung peningkatan kualitas sistem asesmen
sebagai bagian dari transformasi pendidikan tinggi.
Melalui penyelenggaraan Lokakarya
Penulisan Soal Akademik Tahap 2, Universitas Negeri Surabaya kembali menegaskan
perannya sebagai institusi yang aktif mendukung pengembangan kualitas
pendidikan nasional. Keikutsertaan dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman
FBS UNESA dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif
terhadap peningkatan kualitas evaluasi pembelajaran, sekaligus memperkuat
implementasi asesmen yang lebih inovatif, objektif, dan berorientasi pada
capaian pembelajaran. Dengan demikian, hasil dari kegiatan ini diharapkan tidak
hanya memberikan manfaat bagi peserta, tetapi juga mendukung peningkatan mutu
pendidikan di lingkungan UNESA secara berkelanjutan.