Dosen Pendidikan Bahasa Jerman Diimbau Mengikuti Sosialisasi Penyelenggaraan BKD Semester Genap 2025/2026
Dalam upaya mendukung kelancaran pelaksanaan pelaporan Beban Kerja Dosen (BKD) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan BKD dan Pengisian Data Kepakaran bagi dosen dan asesor. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen universitas dalam mewujudkan tata kelola akademik yang akuntabel melalui pemutakhiran data sumber daya manusia yang akurat, valid, dan terintegrasi.
Sosialisasi dilaksanakan secara daring pada Jumat, 10 Juli 2026, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh dosen dari berbagai fakultas, termasuk dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, yang memiliki kewajiban menyusun dan melaporkan kinerja akademik setiap semester.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh penjelasan mengenai mekanisme pelaporan BKD Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, mulai dari prosedur pengisian, penyusunan dokumen pendukung, proses verifikasi oleh asesor, hingga ketentuan terbaru terkait pelaksanaan BKD. Selain itu, sosialisasi juga membahas pentingnya pembaruan data kepakaran dosen sebagai bagian dari penguatan basis data sumber daya manusia di lingkungan UNESA.
Bagi dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, kegiatan ini menjadi momentum untuk memastikan seluruh aktivitas tridarma perguruan tinggi yang telah dilaksanakan dapat terdokumentasi dan dilaporkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Data kepakaran yang diperbarui juga diharapkan dapat mendukung pemetaan kompetensi dosen, pengembangan kolaborasi akademik, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui penyelenggaraan sosialisasi ini, UNESA berharap seluruh dosen dapat melaksanakan pelaporan BKD secara tepat waktu, tertib administrasi, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Dengan demikian, sistem pengelolaan kinerja dosen dan data kepakaran di lingkungan universitas dapat terus ditingkatkan guna mendukung pengembangan institusi yang unggul dan berdaya saing.